SELAMAT DATANG DI JARINGAN DOKUMENTASI DAN INFORMASI HUKUM PEMERINTAH KABUPATEN SINTANG .

Pencarian Data:
Tentang

Penyuluhan Hukum Serentak 2016

PENYULUHAN HUKUM SERENTAK TAHUN 2016

 

Kebupaten Sintang berkontribusi untuk melakukan penyuluhan Hukum Serentak yang dilaksanakan pada tanggal 28 Januari 2016

 Dalam Penyuluhan Hukum Serentak Ini bertujuan untuk :

  1. membentuk masyarakat cerdas hukum;
  2. mewujudkan kemanfaatan hukum yang berkepastian;
  3. memberikan wawasan dan persiapan bagi generasi emas dalam memasuki era masyarakat ekonomi asean;
  4. memberikan wawasan dan kemanfaatan bantuan hukum bagi masyarakat tidak mampu;
  5. pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan narkotika bagi generasi emas;

Sebagai Narasumber kegiatan ini adalah  Kepala Bagian Hukum Setda Kabupaten Sintang, Kasubbag Bantuan Hukum Bagian Hukum Setda Kabupaten Sintang, Kepala Badan Nakotika Nasional Kabupaten Sintang dan Kasubbag Perundang-Undangan

Kegiatan Penyuluhan Hukum serentak ini  dibuka oleh Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Politik Bpk. Drs, Syarifudin, MM  yang membaca sambutan Menteri Hukum Dan HAM RI untuk pelaksanaan Penyuluhan Hukum Serentak yang  beberapa amanatnya antara lain  bahwa penyuluhan inu berguna "mewujudkan kemanfaatan hukum yang berke-PASTI-an". Hal ini merupakan bentuk pengejawentahan program nawacita serta kontribusi nyata jajaran Kementerian hukum dan HAM dalam mempersiapkan SDM Indonesia agar mengetahui, memahami dan menjadi cerdas hukum, di era "Masyarakat Ekonomi ASEAN atau lebih dikenal dengan istilah MEA yang sudah dimulai sejak tanggal 31 Desember 2015". Di sisi lain kegiatan ini juga sekaligus merupakan bentuk dari semangat gotong royong seluruh jajaran masyarakat agar mampu berkontribusi secara progresif dalam menghadapi "gempuran" di era ini, mengingat akan terjadi mobilisasi, tidak hanya barang dan jasa bahkan tenaga kerjapun akan berlalu lalang di "pasar bebas" ASEAN. Sebagai salah satu anggota ASEAN, negeri kita tercinta ini, tentunya menjadi salah satu tujuan yang sangat menjanjikan, karena potensinya yang sangat luar biasa, tidak hanya penduduknya yang berjumlah besar tetapi juga sumber daya alamnya yang menggiurkan. Oleh karenanya tidak ada kata lain kecuali, kita harus memperkuat kompetensi, agar mampu berprestasi sehingga menjadi "pemenang" dalam kompetisi, paling tidak di negeri sendiri.

 

Penulis: Ida Suryanti